Minggu, 14 Maret 2010

menangis dalam diam

sabtu, 13 maret 2010

pukul 23.07

     entah kenapa ada sesuatu yang ganjal di hatiku ini. sesuatu yang membuatku ingin menangis keras, sesuatu yang menggelisahkan hatiku, sesuatu yang benar-benar membuat hatiku tidak enak....

     kucoba menutup mataku dan masuk ke alam bawah sadarku....

minggu,14 maret 2010

pukul 00.40

     aku terbangun dari tidurku yang lelap karena suara ketokan pintu di rumahku yang begitu keras. orang itu memohon untuk dibukakan pintu, tetapi aku takut. telepon berdering, ibuku terjaga dan merasa gelisah, nenekku yang saat itu gelisah sedari tadi berteriak menanyakan siapa orang yang berada dibalik pintu rumah kami. ternyata itu adalah pamanku yang ingin memberitahukan informasi yang sangat penting yakni kakekku satu-satunya telah berpulang ke penciptanya. beliau pergi meninggalkan kami untuk selama-lamanya. aku belum mengetahuinya sampai terdengar suara tangisan nenekku, saat itu aku bingung, aku tak dapat berkata apapun. tak dapat kupungkiri aku sangat menyayangi kakekku itu. aku berusaha untuk tegar, melawan air mata yang sedari tadi ingin mengalir membasahi wajahku. aku benar-benar shock dengan kejadian ini, aku terdiam, kuingat semua tentang kakekku itu, beliau sering ke rumahku untuk sekedar makan, maklum rumah beliau yang ada di makassar cuman beberapa meter dari rumahku. kuingat lebaran terakhir yang kulalui dengannya. aku bertanya dalam diamku apakah aku pernah membahagiakan beliau, apa ada hal yang berguna yang pernah aku tujukan kepada beliau. aku terus berpikir untuk mencari jawabannya, tetapi yang aku kenang hanya beliau yang sangat sayang kepadaku tanpa aku peduli perasaan beliau. hatiku menangis, meringis. tapi aku tetap saja terdiam dan tak sedikit pun air mata yang terbuang. mungkin aku menangis dalam diamku. menahan luka atas kepergian beliau. tetapi aku sadar bahwa memang kakekku sudah tidur untuk selama-lamanya tetapi di dalam hatiku beliau tidak pernah tidur dan akan selalu terkenang. aku hanya mendoakan agar beliau diterima disisiNya. amin !

         aku mempelajari sesuatu yang sangat berharga yaitu janganlah membuang orang-orang yang menyayangimu dan kamu sayangi, buatlah yang terbaik untuk membahagiakan mereka, karena suatu saat nanti mereka pasti meninggalkan kita, dan pasti kita tidak mau menyimpan kenangan yang buruk dengan mereka, rasa bersalah dan penyesalan pasti akan menyelimuti hati jika kita tidak melakukan sesuatu yang terbaik untuk mereka. ingat, hidup itu cuman sekali. pergunakanlah hidup itu untuk membuat atmosfir kebahagiaan dengan orang tersayang yang diberikanNya kepada kita ...

minggu,14 maret 2010

pukul 08.27

       aku terbangun dari tidurku, aku bertanya dalam hati apakah kejadian itu mimpi. kulangkahkan kakiku keluar kamar, suasana sepi menyelimuti atmosfir rumahku , hening.

aku bingung melihat bibiku yang ada di rumahku. ku bertanya kepadanya dimana ibu dan nenekku? bibiku bilang mereka pergi untuk mengantarkan kakekku ke peristirahatan terakhirnya dan bibiku datang untuk menjagaku dan 2 saudaraku yang lainnya. ternyata, itu bukan mimpi melainkan sebuah kenyataan yang harus kuterima.

kenyataan yang benar-benar membuatku sedih, tapi harus diterima dengan lapang dada ...




0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar